Hewan Laut Yang Dilindungi PDF Cetak Surel
Ditulis oleh Safran Yusri   

Biota yang dilindungi

Oleh: Safran Yusri, Idris, Rini Estu Smara, Nugroho Susilo, dan Mikael Prastowo

 

CITES singkatan dari Convention on International Endengered Species of Wild Fauna and Flora, yang merupakan perjanjian negara-negara dalam mengatur perdagangan flora fauna  yang terancam punah di dunia. Pemerintah setempat diharapakan membuat Peraturan Pemerintah (PP) yang berhubungan dengan CITES yang disesuaikan dengan hukum dinegara masing-masing. Indonesia ikut dalam perjanjian tersebut sehingga harus mengikuti ketentuan yang  dikeluarkan oleh CITES.  Indonesia meratifikasi CITES dalam bentuk Keppres 43/1978.

 

Negara anggota  berkewajiban memberikan laporan mengenai perdagangan (yang diatur dalam CITES) kepada sekretariat CITES. Bagi negara yang tidak berhasil menegakkan aturan CITES  akan menghadapi masalah dengan biota yang diperdagangkan dan jika terjadi terus menerus , maka akan dilakukan pelarangan terhadap perdagangan biota tersebut.

Biota yang dilindungi oleh CITES dimasukkan di dalam daftar appendiks. Apendiks adalah daftar  spesies yang perdagangannya perlu diawasi dan negara-negara anggota telah setuju untuk membatasi perdagangannya  dan menghentikan eksploitasi terhadap spesies yang terancam punah.

 

Apendiks 1 : Daftar jenis-jenis yang terancam punah sehingga perdagangan komersil dilarang.

Apendiks 2 : Daftar jenis-jenis yang hampir terancam punah  atau kemungkinan punah jika perdagangannya tidak diatur.

Apendiks 3 : Berlaku bagi jenis-jenis yang tidak terancam punah tapi dilindungi oleh paling tidak 1 negara.

 

Jenis-jenis tersebut perdagangannya harus ada surat dari negara bersangkutan (dalam hal ini dikeluarkan oleh Management Autorithy (MA))

 

Apendiks CITES tidak berlaku untuk :

  1. Sirkus
  2. Perdagangan non komersil
  3. Barang-barang pribadi
  4. Spesimen yang transit dinegara lain
  5. Spesimen yang diperdagangkan sebelum CITES berlaku
  6. Hasil penangkaran atau budidaya
  7. Pembesaran dari alam

 

Tumbuhan dan Satwa dilindungi undang-undang  No.5 tahun 1990 tentang konservasi sumberdaya alam hayati dan  ekosistemnya à terdapat dalam pasal 20(2) adalah tumbuhan atau satwa yang dalam bahaya kepunahan, dan yang populasinya sedikit.

 

 

Artinya tumbuhan dan satwa tersebut tidak boleh dimiliki, dipelihara, dan diperdagangkan, baik :

  • Dalam kondisi hidup atau mati
  • Dalam kondisi utuh atau bagian tubuhnya, misalnya telur atau sarang
  • Dalam kondisi sudah menjadi barang lain, misalnya perhiasan.

 

 

 

 

Tabel Status perdagangan biota CITES

 

Dilindungi (UU no. 5/ 90)

Apendiks 1 CITES

Apendiks 2 CITES

Status Perdagangan

Ya

Tidak

Tidak

Tidak boleh

Ya

Tidak

Ya

Tidak boleh

Tidak

Ya

Tidak

Tidak boleh

Tidak

Tidak

Ya

Boleh dengan syarat

 

SANKSI/HUKUMAN

—  Peracunan laut : Nelayan 6 tahun penjara, dan denda Rp 1,2 Milyar, Nahkoda kapal 10 tahun penjara dan denda Rp, 1,2 Milyar, Pengepul 10 tahun dan denda Rp. 2 Milyar  ( UU Perikanan no 31 tahun 2004 psl 84)

—  Pengunaan bahan kimia , bahan peledak, biologi… untuk penangkapan ikan : 6 tahun penjara  dan  denda   Rp. 1 .200 .000. 000,-

—  Pengumpulan hewan yang dilindungi Rp 50. 000. 000,- dan 5 tahun kurungan.

 

Hewan laut yang dilindungi berdasarkan PP No. 7 Tahun 1999

MAMALIA

Suku
Nama Latin
Nama Lokal
Nama Internasional
Paus biru
blue Whale
Balaenoptera physalus Paus bersirip common-finback whale
Megaptera novaeangliae Paus bongkok humpback whale
Dugongidae Dugong dugon Duyung dugon
Cetacea paus (semua jenis dari famili cetacea) all of species in the family
Dolphiniidae lumba-lumba air laut (semua jenis dari famili ini) all of species in the family
Ziphiidae lumba-lumba air laut (semua jenis dari famili ini) all of species in the family

 

 


REPTIL

Suku
Nama Latin
Nama Lokal
Nama Internasional
Penyu belimbing
leatherback turtle
Caretta caretta Penyu tempayan loggerhead turtle
Chelonia mydas Penyu hijau green turtle
Eretmochelys imbricata Penyu sisik hawksbill turtle
Lepidodhelys olivacea Penyu ridel olive / pacific ridley
Natator depressa Penyu pipih flatback turtle

 

 

IKAN

Suku
Nama Latin
Nama Lokal
Nama Internasional
Ikan raja laut
coelacanth

 

 

CNIDARIA

Suku
Nama Latin
Nama Lokal
Nama Internasional
akar bahar/koral hitam (semua jenis dari marga ini)
All of species in the genus

 

 

MOLLUSCA

Suku
Nama Latin
Nama Lokal
Nama Internasional
Kima tapak kuda
horse's hoof, bear paw
Hippopus porcellanus Kima cina china clam
Tridacna crocea Kima kunia, Lubang crocus, safron colored-giant clam
Tridacna derasa Kima selatan souther-giant clam
Tridacna gigas Kima raksasa great clams
Tridacna maxima Kima kecil Largest claw mussel
Tridacna squamosa Kima sisik, kima seruling scaly, fluted-giant clam
Ranellidae Charonia tritonis Triton terompet trumpet triton
Cassidae Cassis cornuta Kepala kambing horned helmet
Trochidae
Trochus niloticus Susu bunder top shell
Turbo marmoratus Batu laga, siput hijau green shell, turban shell
Nautilidae Nautilus pompillus Nautilus berongga pearly-chambered nautili

 

 

ARTHROPODA

Suku
Nama Latin
Nama Lokal
Nama Internasional
Ketam tapak kuda
horseshoe crab

icon Unduh Poster Hewan Dilindungi (2.34 MB)

Share
 

Comments  

 
0 #2 mirza karnanda 2013-03-15 15:57
salam konservasi....

mohon di share bahan dan informasi mengenai tridacnidae..saya tertarik melakukan penelitian biota tsb..

Terima Kasih...
Quote
 
 
0 #1 Grace Priscilla 2012-12-01 08:58
Daftar terumbu karang yang ada di kepulauan seribu apa aja ya?
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh